JMA, Kutacane – Kebakaran terjadi di Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Asholihin, Desa Lawe Kongker, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan fasilitas pesantren.
Berdasarkan laporan BPBD Aceh Tenggara, kebakaran diketahui setelah petugas pemadam kebakaran menerima informasi dari masyarakat terkait munculnya api di lingkungan pesantren.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian asrama santri putra. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Saat kejadian, para santri bersama masyarakat sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
BPBD Aceh Tenggara kemudian mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman turut dibantu personel kepolisian, TNI dan masyarakat setempat.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.50 WIB, sedangkan proses penanganan di lokasi dilaporkan selesai sekitar pukul 20.10 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, dua ruangan atau asrama putra mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu ruang kelas belajar dan satu kantin yayasan milik Sarkawi turut terdampak. Satu unit kendaraan Viar juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Sebanyak 36 jiwa yang merupakan siswa tingkat SMP dan SMA tercatat terdampak akibat kejadian tersebut. Para santri dan warga sekitar telah dievakuasi ke tempat yang aman.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, ST., MM, mengatakan petugas telah melakukan kajian cepat untuk mendata dampak kebakaran serta kebutuhan penanganan lebih lanjut.
“Petugas BPBD telah melakukan kajian cepat untuk mendata dampak kebakaran dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” ujar Mohd. Asbi.
BPBD Aceh Tenggara memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Pemerintah daerah melalui BPBD Aceh Tenggara juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi kejadian.

