Jaringan Media Aceh
Kamis, 17 September 2026
Aceh, Bisnis, Ekonomi

Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu, Harga Ayam Ras Ikut Naik

JMA, Meulaboh – Sejumlah harga pangan mengalami perubahan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Berdasarkan data pemantauan harga, kenaikan paling menonjol terjadi pada komoditas cabai rawit merah dan daging ayam ras.

Harga cabai rawit merah tercatat Rp80.000 per kilogram, naik Rp10.000 atau 14,29 persen dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp70.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam ras yang mencapai Rp32.918 per kilogram, dari sebelumnya Rp30.260 per kilogram. Harga tersebut naik Rp2.658 atau sekitar 8,78 persen.

Sementara itu, harga telur ayam ras naik tipis menjadi Rp28.611 per kilogram dari Rp28.518 per kilogram, atau meningkat Rp93 atau 0,33 persen.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah tepung terigu kemasan. Harganya naik dari Rp15.667 menjadi Rp15.833 per kilogram, atau meningkat sekitar 1,06 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Kedelai biji kering impor turun Rp175 menjadi Rp11.825 per kilogram. Bawang putih bonggol turun Rp833 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Harga cabai merah keriting juga turun Rp1.666 atau 3,12 persen menjadi Rp51.667 per kilogram, dari sebelumnya Rp53.333 per kilogram.

Penurunan turut terjadi pada harga gula konsumsi menjadi Rp19.667 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp24.667 per kilogram, tepung terigu curah Rp9.833 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp19.400 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil. Beras premium berada di Rp16.200 per kilogram dan beras medium Rp13.880 per kilogram. Beras SPHP tercatat Rp12.320 per kilogram, sedangkan Minyakita Rp15.700 per liter.

Harga daging sapi murni juga masih bertahan di Rp153.333 per kilogram. Harga ikan kembung Rp40.000, ikan tongkol Rp26.500 dan ikan bandeng Rp29.000 per kilogram.

Pergerakan harga pangan tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Masyarakat diimbau tetap mencermati perkembangan harga dan berbelanja sesuai kebutuhan.